Berita

Deklarasi PonPes Ramah Anak Lombok Timur

Selasa, 20 Mei 2025 16:22 WIB
  • Share this on:

Selasa, 20 Mei 2025. Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur berpartisipasi pada program "Gawe Gubuk" yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur.

Hari ini Kementerian Agama bersama perwakilan pondok pesantren dari 21 kecamatan mengikrarkan dan menandatangani deklarasi Pondok Pesantren Ramah Anak disaksikan oleh Ketua TP PKK Provinsi NTB, perwakilan Gubernur NTB, perwakilan Bupati Lombok Timur beserta seluruh pejabat dan undangan yang hadir.

Pondok pesantren yang hadir diantaranya PP Tahfidz Insan Madani NW Siwi Raya Jerowaru, PP Al Amin NW Sepit Keruak, PP Darul Furqon Mengkuru Sakra Barat, PP Irsyadul Ummah NW Sakra, PP Jihadul Muslimin Terara, PP Azzainiyah Al Majidiyyah Nw Sikur, PP Thohir Yasin Masbagik, PP NU Jami'atul Mu'min Paok Pampang Sukamulia, PP Darunnahdlatain NWDI Selong, PP Bahrul Ulum NW Menangabaris Pringgabaya, PP As-Sunnah Aikmel

PP Nurul Arofah NW Sambelia Sambelia, PP Fatmayodha Is'adunnahdiyyah NWDI Labuhan Haji, PP Nurul Huda NW Sembalun, PP Anas Bin Malik Lombok Wanasaba, PP Darul Muttaqien NWDI Montong Gading, PP Darul Mujahidin NW Pringgasela Pringgasela, PP Syaikh Zainuddin NW Suralaga, PP Miftahul Faizin NW Suela, PP Darul Al Istiqomah NW Sakra Timur, dan PP Saggafusshalih Nahdlatul Wathan Lenek.

Kepala Seksi Pd. Pontren, H Hasanuddin memimpin pembacaan deklarasi pondok pesantren ramah anak Kabupaten Lombok Timur yang diikuti oleh seluruh perwakilan pondok pesantren.

Usai pembacaan deklarasi seluruh perwakilan pondok pesantren menandatangai spanduk deklarasi yang telah disediakan.

Gawe Gubuk yang dilaksanakan di Alun-alun Desa Lendang Nangka yang merupakan layanan integrasi perlindungan anak dan pencegahan perkawinan anak.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan perhatian terhadap permasalahan anak dan perempuan, serta memberikan solusi terkait perlindungan anak.

Dalam pelaksanaan "Gawe Gubuk", pemerintah dan masyarakat bekerja sama untuk memberikan edukasi, penyuluhan, serta layanan konsultasi kepada masyarakat terkait perlindungan anak dan pencegahan perkawinan anak. Kegiatan ini juga melibatkan KUA (Kantor Urusan Agama) setempat untuk memberikan dukungan dan layanan terkait pernikahan.

Editor:
LEILA RAHMA SAFITRI S.I.Kom.

Gallery

  • ASN Kemenag Lombok Timur Menolak Gratifikasi
  • Kemenag Lombok Timur Siap Mensukseskan Zona Integritas